Tuhan, ajari aku mencintai hadiah_MU ini.

Posted: Januari 13, 2011 in Goresan senyumku

Dalam peraduan yang kini kubangun
bersama sisa puing semangat yang tercecer
menjadi jiwa baru setelah hari itu?
adalah hal sulit bagi gadis seumurku
meski ada gadis sebelum aku !
kembali menjadi manusia obat adalah luka
apalah aku
ketika Tuhan telah menghadiahkan itu padaku
adalah syukur parau yang akan keluar dari bibirku.
menghimpun luhku takkan mengembalikan keadaanku
kugadaikan segala kecintaanku kemarin
rutinitasku adalah sembilu kemarin
kini adalah kesunyian yang kuanyam dalam kalud
diskusi, kajian adalah menu dalam diaryku
semua tergantikan setelah hari itu.
adalah tawa yang acap kali kusumbangkan dijalanan
dan toa dalam genggamanku
‘narasi tak berhenti ketika aku turun ke jalan’
adalah sang orator kemarin’
lenyap
hanya sebuah cerita tak berbingkai
adalah aku seonggok daging yang tak lelah mencari matahari
ingin kembali pada kehidupanku kemarin
yang menjadikan aku benar hidup.
adalah aku yang belajar bersyukur atas keadaanku hari ini
dengan jubah baruku
dan luh dalam diary baruku.
Tuhan, ajari aku mencintai hadiah_Mu ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s