Arsip untuk Maret, 2010

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Belajar dan pembelajaran merupakan suatu istilah yang tak dapat dipisahkan satu sama lain dalam proses pendidikan. Jika ada proses belajar, maka disitu ada pembelajaran. Dan jika ada pembelajaran berarti disitu ada proses belajar. Begitu seterusnya, saling terkait, tak dapat berdiri sendiri- sendiri. Perbedaan belajar dan pembelajaran terletak pada penekanannya. Pembahasan masalah belajar lebih menekankan pada siswa dan proses yang menyertai dalam rangkan perubahan tingkah lakunya. Ada pun pembelajaran lebih menekankan pada guru dalam upayanya untuk membuat siswa dapat belajar. Peran guru dalam aktivitas pembelajaran tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memainkan berbagai peran yang bertujuan mengembangkan potensi anak didik secara optimal

B. Rumusan masalah
Bagaimana relevansi konsep dasar psikologis dengan kompetensi profesional kependidikan?

C. Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah yang kami sajikan ini adalah :
• Mahasiswa mampu menyebutkan dan memberikan contoh tugas pokok seorang guru sebagai pendidik
• Mengetahui konsep dan mekanisme perilaku manusia
• Mengetahui tiga domain utama taksonomi perilaku manusia
• Mengerti indikator peranan dan pengaruh tindakan prilaku dan pribadi manusia

BAB II
PEMBAHASAN

1. PERANAN, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB GURU
a. Pendidikan dalam arti luas
Pendidikan dalam arti luas mencakupseluruh proses dan segenap bentuk interaksi individu dengan lingkungannya, baik secara formal, informal maupun non formal dalam rangka mewujudkan dirinya seseuai dengan tahap perkembangannya secara optimal sehingga ia mampu mencapai taraf kedewasaan tertentu. Dalam konteks ini peranan guru memiliki tugas dan peranan sebagai berikut :
- Konsenvator (pemelihara) sistem nilai yang merupakan suber norma kedewasaan dan inovator (pengembang) sistem ilmu pengetahuan;
- Transmitor (penerus) sistem – sistem nilai tersebut pada sasaran didik;
- Transformator (penerjemah) sistem – sistem nilai tersebut melalui penjelmaan dalam pribadinya dalam prilakunya melalui proses interaksinya dengan sasaran didik;
- Organisator (penyelenggara) terciptanya proses edukatif yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara formal (kepada pihak yang mengangkat dan mengeaskannya) maupun secara moral (kepada sasaran didik, serta Tuhan Yang Menciptakannya).

b. Pendidikan dalam arti sempit
Pendidikan merupakan salah satu proses interaksi belajar mengajar dalam bentuk formal yang dikenal sebagai pengajaran (Instructional), Gage and Berliner menjelaskan bahwa dalam konteks ini guru berperan, bertugas dan bertanggung jawab sebagai :
1) Perencana (planner) yang harus mempersiapkan apa yang akan dilakukan di dalam proses belaja – mengajar (pre- teaching problems)
2) Pelaksana (organizer) yang harus menciptakan situasi, memimpin, merangsang, menggerakkan, dan mengarahkan kegiatan belajar – mengajar sesuai dengan rencana; guru bertindak sebagai seorang sumber (resource person), Konsultan kepemimpinan (leader) yang demokratis dan humanistic (manusiawi) selama proses berlangsung.
3) Penilai (evaluator) mengumpulkan, menganalisis menafsirkan, dan akhirnya memberikan pertimbangan (judgement) atas tingkat keberhasilan belajar – mengajar (PMB) tersebut berdasarkan criteria yang ditetapkan mengenai aspek keefektifan prosesnya maupun kualifikasi produk (output)-nya.

c. Menurut pendapat Gage dan Berliner
Berdasarkan kurikulum 1975 dan 1994, perlu ditambahkan (post and during teaching problems) tugas guru sebagai pengubah perilaku (behavioral change) peserta didik. Berdasarkan konsep dasar perilaku ini terdapat beberapa aliran pandangan (paham)
- Paham holistik (Holisme)
Menekankan bahawa prilaku itu bertujuan (pruprosive), yang artinya aspek intrinsik dari dalam diri individu merupakan faktor penentu yang menentukan perangsng (stimulus) yang datang dari lingkungan.
- Paham Behaviorsitik (behaviorisme)
Menekankan bahwa pola – pola perilaku itu dapat dibentuk melalui proses pembiasaan dan pengukuhan dengan mengkondisikan stimulant dari lingkungan.

d. Mekanisme proses terjadi dan berlangsungnya suatu perilaku itu dapat dijelaskan secara visual sebagai berikut
(1) S – Ratau (2) S->O~>R
(3)W-> S->0 ->> R-> W
S = stimulus O = organisme
R = respons W = world (lingkungan)
Lingkungan disini dapat diartikan sebagai berikut
- Lingkungan obyektif
- Lingkungan efektif
(4) W S 0¬w R W
e. Ada dua kelompok komponen yang penting dalam tiap individu yang mempengaruhi keefektivan mekanisme proses prilaku, ialah receptor effector dan sebagai pelaksana gerak.
Dalam pola urutan (sequence) dari mekanisme perilaku dalam konteks ini dapat digambarkan

Pola mekanisme ini tentu pula digambarkan secara siklus (melingkar, yang berate bila kebutuhan yang serupa terasa kembali maka pola mekanisme itu akan di ulang kembali (stereotype behavior)

Kompetensi Profesionalisme Guru
Barlow berpendapat bahwa kompetensi professional guru adalah kemampuan dan kewewenangan guru dalam menjalankan profesi keguruannya. Guru yang profesional adalah guru yang mampu melaksanakan tugas keguruannya dengan kemampuan tinggi sebagai profesi atau sumber kehidupan.
Dalam menjalankan kemampuan profesionalnya, guru dituntut untuk memiliki berbagai kompetensi yang bersifat psikologi, meliputi :
1. Kompetensi Kognitif Guru
Guru hendaknya memiliki kapasitas kognitif tinggi yang menunjang kegiatan pembelajaran yang dilakukannya.Yang dituntun dari kemampuan kognitif adalah fleksibilitas kognitif, yang ditandai dengan adanya keterbukaan guru dalam berpikir dan beradaptasi. Bekal pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menunjang profesinya secara kognitif .
2. Kompetensi Afektif Guru
Guru hendaknya memiliki sikap/perasaan yang menunjang proses pembelajaran yang dilakukannya, baik terhadap diri sendiri atau anak didik.
3. Kompetensi Psikomotor Guru
Kompetensi psikomotor guru merupakan keterampilan yang bersifat jasmaniah yang dibutuhkan oleh guru untuk menunjang kegiatan profesionalnya sebagai guru.

Peran Guru dalam Aktivitas Pembelajaran
Peran guru dalam aktivitas pembelajaran tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memainkan berbagai peran yang bertujuan mengembangkan potensi anak didik secara optimal. Djamarah merumuskan peran guru sebagai berikut:
1. Korektor
2. Inspirator
3. Informator
4. Organisator
5. Motivator
6. Inisiator
7. Fasilitator 8. Pembimbing
9. Demonstrator
10. Pengelola Kelas
11. Mediator
12. Supervisor
13. Evaluator

2. TAKSONOMI PERILAKU MANUSIA
a. Riwayat adanya taksonomi seperti zaman Plato dan Aristoteles yang awalnya dikenal sebagai dikotomi (dua kategori) kemudian menjadi trikotomi (tiga kategori) ialah afektif, kognitif, dan konaktif (psikomotor). Menurut Ki Hajar Dewantara istilah tersebut diartikan cipta, rasa, karsa dan dewasa ini orang sering menggunakan penalaran, penghayatan dan pengalaman yang mungkin memiliki maksud yang serupa.
b. Dalam konteks pendidikan Bloom (1974) merinci sistematikanya di susun secara meningkat dalam rangka mengembangkan perangkat tujuan – tujuan pendidikan yang berorientasi pada prilaku (behavioral objectives) yang dapat diamati (observable) dan dapat diukur (measurable) secara ilmiah mengenai ketiga kategori atau domain perilaku diatas secara garis besar taksonomi prilaku dari Bloom itu ialah sebagai berikut

Kawasan kognitif (the Cognitive domain) Kawasan Afektif ( the affective domain ) Kawasan Konatif ( the psikomotor domain )
- Knowledge
- Comprehension
- Application
- Analyzed
- Synthesis
- Evaluation - Receiving responding
- Valuing
- Organization
- Characterization by value or value complex
- Gross body movement
- Finally coordinate movement
- Non verbal communication sets
Speech behavior

3. PERANAN DAN PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN PRILAKU DAN PRIBADI MANUSIA

Pendidikan itu bersifat normatif yang bersumber pada tugas – tugas dan criteria kedewasaan. Norma – norma ini merupakan seperangkat pengatahuan, fakta, system nilai, procedure dan teknik sikap – sikap etis, estetis, social, ilmiah, religius serta ketrampilan dan kemahiran gerakan tindakan pembicaraan dsb yang ruang lingkup dan urutan disusun berdasarkan tahapan perkembangan sesuai dengan konteks, jenis lingkungan pendidikan yang bersangkutan dan sekaligus pula merupakan perangkat kriteria keberhasilannya. Konsep dasar psikologis khususnya dalam konteks pandangan behaviorsime kita dapat menyatakan bahwa praktek pendidikan itu pada hakikatnya merupakan usaha Conditioning penciptaan seperangkat stimulus yang diharapkan menghasilkan pola prilaku seperangkat response tertentu.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

 Istilah belajar dan pembelajaran merupakan suatu istilah yang saling terkait dan tak dapat dipisahkan satu sama lain dalam proses pendidikan.
 Belajar merupakan suatu proses memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam wujud perubahan tingkah laku dan kemampuan bereaksi yang relative permanen atau menetap karena adanya interaksi individu dengan lingkungannya.
 Tingkah laku yang dikategorikan sebagai aktivitas belajar memiliki ciri-ciri : terjadi secara sadar, kontinyu dan fungsional, positif dan aktif, permanent, bertujuan atau terarah, mencakup seluruh aspek tingkah laku
 Pada dasarnya faktor yang mempengaruhi belajar ada dua macam, yaitu faktor internal (jasmani dan rohani) dan faktor eksternal (keluarga, sekolah, masyarakat)
 Ada empat golongan motivasi belajar siswa, antara lain : instrumental, social, berprestasi, instrinsik.
 Pembelajaran merupakan suatu upaya yang dilakukan dengan sengaja olah pendidik untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, mengorganisasi dan menciptakan sistem lingkungan dengan berbagai metode sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan effisien serta dengan hasil optimal.
 Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan dalam proses pembelajaran sehingga diperoleh hasil yang optimal, antara lain : metode ceramah, latihan, tanya jawab, karyawisata demonstrasi, sosiodrama, bermain peran, diskusi, pemberian tugas dan resitasi, eksperimen, proyek
 Peran guru antara lain : korektor, inspirator, informator, organisator,motivator, inisiator, fasilitator, pembimbing, demonstrator, pengelola kelas, mediator, supervisor, dan evaluator.
 Kompetensi professional guru adalah kemampuan dan kewewenangan guru dalam menjalankan profesi keguruannya, meliputi : kompetensi kognitif, afektif dan psikomotorik. 
DAFTAR PUSTAKA

Abin Syamsuddin M., (2000), Psikologi Kependidikan, Bandung: Remaja R.
Sugihartono, dkk. (2007) Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : UNY Press
http://www.google.com

Facebook paper

Posted: Maret 15, 2010 in Research Papers

FOREWORD

Praise be to God who has helped his servant finish this paper with great ease. Without the help of the author he may not be able to complete the well.
This paper is structured so readers can expand knowledge about the negative impact of facebook and sign – a sign of addiction, which we presented based on observations from various sources. Because the author feels this issue is important for the language as a means to open a new paradigm on Facebook.
There is no ivory that does not crack as well as in the preparation of this paper, many shortcomings and mistakes. Suggestions and constructive criticism so we expect to improve our next paper.
Hopefully this paper can provide a broader insight to the reader. Although this paper has advantages and disadvantages. Thank you.

Serang, December, 02th 2009

WRITERS


CONTENT

Foreword page 1
Content page 2
Introduction page 3
Discussion page 4
The following is a sign – a sign of addicted to facebook page 5
How to avoid a possible addiction page 6
Closing page 6

INTRODUCTION

Facebook so rampant in some countries. Progress rapidly. Starting from the social networking site in a thriving university and to many countries. Commenting on this case everything was originally started with small things and develop into a major. The level of complexity and systems developed from the original jaringanpun simple to very complex. Ideas that can be taken is the plan of the simple things and realisasikan plan. All instant no. Along with the realization that changes must be done so that a simple original plan became a useful work.
This time I wanted to share my opinions about facebook. Beginning with the first good effects. Obviously with Facebook we can go back to meet old friends even in cyberspace. With facebook communication between friends became fluent, although far apart. Featurenya diverse enough to comfortably use it. For those who are far from their original communities because such tasks are studying outside the city or abroad facebook benefits are felt. I experienced I am still able to follow the development of my community in Indonesia even though I’m further studies in Germany. This is necessary because I will not alienated his return from Germany and perform tasks on my campus initially. Many friends experience the first time isolated study for many years so like a freak when he returned to the original community.

Purpose
1. Can use facebook in accordance with the needs
2. Can open a new paradigm about the negative impact of facebook
3. And can know how to avoid addiction to facebook

DISCUSSION

Since its launch February 4, 2004, the social networking site facebook has attracted the hearts of millions of users. Starting school students, housewives, celebrities, to politicians, now has a facebook social networking. Thanks to advances in technology, we are now able to update the facebook status and comment on photos every time. I think there is now less if every day did not go to this site and do activities “facebook-ing”.
Facebook benefits are not just socially, but also the means of communication, looking for work, to the campaign. Unfortunately busy fiddling with facebook make a lot of people now spend more time than work. No wonder that many companies are beginning to apply this policy of blocking the site in the office. A study also showed a link between facebook with increasing divorce rates in the UK and Australia.
Maybe this info is quite interesting for users Facebook. Facebook users should be careful, because a psychologist had found a new addiction called Facebook Addiction Disorder (FAD). According to Dr psychological. Michael Fenichel, who has just released the online FAD, FAD described as a situation where the use of Facebook has ‘made sure’ daily activities like getting up early, dressed, using the phone or checking email.
“The most amazing thing is like a phone that people can not seem to escape, either at work, home or on the street, people are now switching to a banya Facebook. “Fenichel said, the title of the post online,” Facebook Addiction Disorder-A New Challenge? “. FAD itself can diklaisifikasikan as ‘internet addiction behavior’, after terdapat addictive social networking or mobile phone addiction. How to know if someone has a ‘follower’ FAD or excessive Facebook addiction? Here’s the answer according to Joanna Lipari, psychological clinic at the University of California, Los Angeles:
• When sleep becomes depleted due to addiction to Facebook. Throughout the night just stuck with Facebook, causing fatigue in the next day.
• Spending wakru more than one hour per day for the Facebook. Lipari explained it is difficult to define how much influence the use of Facebook, but for average ordinary people access to Facebook is only half an hour per day.
• Being obsessed with the old or former love who participate connected on Facebook.
• Ignoring the job just to Facebook’s. This means that the user does not do the job just to spend time to Facebook’s.
• The idea that ‘abandoned or left’ Facebook felt ‘numb’. If you leave
Facebook in one day and it makes the stress and anxiety, then the user may need to get help. However, according to Elizabeth Cohen, CNN medical correspondent, addicted to Facebook or FAD is not yet entered into a medical diagnosis. However, some treatments in the U.S. found that users who experience FAD will have excess social dysfunction. It’s like Facebook claimed that as many as 2 billion photos and 14 million video has been uploaded at the various Facebook pages per month, as well as much time as 6 billion minutes have been spent on Facebook per day, all over the world

The following is a sign – a sign of someone who is addicted to facebook:
1. Facebook has become the Internet homepage on the computer or laptop.
2. People are changing the status of more than two times a day and comment on the change of status diligent friends.
3. People buddy list has exceeded the 500 figure and the other half almost unknown.
4. When he away from him computer, the person checking facebook via BlackBerry, iPhone, or other smart phone.
5. Diligently read the profile friends more than two times a day, though he did not send a message or to tag you in photos.
6. People are changing the profile photo more than 12 times
7. Always clean the “wall” that had long been looking into the fb.
8. The person becomes a member of more than 10 groups and respond to every invitation is not interested though
9. change the status of the person’s only relationship to increase the popularity of facebook.

How to avoid a possible addiction to facebook can do is as follows:
1.Consistent to our commitment to minimize the use facebook only in accordance with the needs of
2. Make a schedule for at least a week for it minimum 3 times in a week,
3. Multiply positive activities such as reading to reduce the saturation.
4. Often socialize with other people in order not to feel lonely.
5. Understand the negative impact will be caused by facebook
6. Do not be too often up date status of the less important, as this will cause a response – not a good response from the other facebooker.
7. Reproduce the positive activities that consume time for us no opportunity to facebook

CLOSING

Facebook benefits are not just socially, but also the means of communication, looking for work, to the campaign. Unfortunately busy fiddling with facebook make a lot of people now spend more time than work. Thing we have is how facebook siasati can provide a positive contribution to us, and how facebook can improve the quality of self. and we should review how bermanfaatkah facebook for our lives?
Because many of the reality that happens, many people become lazy and put off work just because of facebook. And finally only gratification, but we’ve got our work seabrek abandoned. Hopefully this can make to improve self-motivation, and hopefully we are not including people affected by the negative impact of facebook

- coretan letihku -

Posted: Maret 14, 2010 in Goresan senyumku

Aku lihat wajahmu

 

Aku lihat wajahmu dalam tirusnya aspal

Tersenyum dalam sentuhan titik

Kutangkap bayangmu dalam deretan ornament kelam

Tatapmu dalam goyang ilalang

Lengkung alismu dalam hitam barisan awan

Tawamu getir lemah abang. Basah.

Titik masih memancar

Aku temukan semua pengembaraan panjang

Menuju peraduanku

Armada Jaya Perkasa, 2009

 

Ditanah Basah

Ditanah basah bulan sandar.

Tawa katak, semesta bertanya :

“Kenapa?” nestapa jiwa.

Ruhnya gamang dalam sketsa

Luka sukmaku, menuai buih

Dalam canvas doa.

Bayu mengeja warta cinta

Di atas bongkahan lara

Peraduan bisu, 2009


Endul Gensia

 

Endul Gensia

: Surat penjualan pengampunan dosa

Kilas pekik reformasi gereja. Tak abadi

Jika bumi dapat membelinya.

Sejuta maling akan mampu mendaparkannya.

Mustahil.

Karanganyar, 2009

 

Aku ingin hentikan

 

Seutas kata yang ingin kukatakan :

Aku ingin hentikan kebebasan yang kejam

Menghacurkan seribu tangan pendendam

Biar bobrok negeri umat. Aku tertawa Cuma

Semua maling, tukang sogok

Matilah. Hari ini !!!

Campuradukkan semua masalah

Sikut, tendang, tampar.

Tradisi mutilasi kuhalalkan mulai sekarang.

Karanganyar, Februari 2009

 

Simbok

 

Bersama letih yang kau gendong

Senyum tawarmu mengempis pelan

Kebaya lusuhmu membalut rapuhnya tulang

Kepayahan hari ini tlah kau prasastikan.

Simbok …

Kadang sering kutemukan dalam bayangmu. Pada

Tiap lembaran kertasku

Simbok …

Dalam peluh terik yang membakarmu

Kau sematkan sandi untukku cerna

Simbok …

Kepasrahanmu membuatmu beda

Ketegaranmu mentari untuk langkah duniaku.

Tegalan, Februari 2009

 

Kosong

 

Sendu dalam belantara sukma

Memamah habis liur energi yang kau

Tuangkan dalam mangkuk jiwaku.

Hanya etalase berjamur tersisih diujung

Bilik linglung. Kosong.

Dalam nyeri aku mengeksplotasi letih yang tersisa

Agar lebur kepurbaanku dalam bengismu.

Mojogedang, Februari 2009

 

Aroma tubuhmu adalah lembayung

Caping, arit dan ani – ani itu diam

Aroma tubuhmu adalah lembayung yang siap dipanen

Tegakmu penyangga kelu

Engkaulah angka yang tiap kali menyelinap

Mengagungkan bentan g jamrud di Panggonan

Tanah tegal tlah kau sulap.

Pupuk, hama dan hasil panen adalah biji dadu

Kau timbun bersama harapan.

Caping, arit, dan ani – ani itu bisu.

Saat nafasmu sesak oleh nama.

Urat sarafmu mulai terhempas bayu.

Jejakmu menunggu …

Panggonan sepi sentuhmu

Angka – angkamu tlah habis kau bagikan.

Biji dadu itu tlah kelu

Tak bias hanya tinggal tulang dalam getir harapan.

Tegalan panggonan, Februari 2009

 

Aku Ciptakan Kelu dalam elegimu

Aku ciptakan kelu dalam elegi yang berserakan

Galian tanah abang merayapi potretmu yang

Kosong. Aromamu terkuar tajam dalam jaring

Tropis yang Tuhan ciptakan. Aku punguti

Kisahmu dalam kitab pustaka jiwaku

Penaku nyeri,

Berlari pergi. Melukis elegimu

Enggan. Arogansi tatapmu telah menjajah lembahku

Terendam pesona aslimu,

Ditepi imanjinasiku yang purba

Senyum debumu menghambur mencekikku

Tanpa kata aku melata kelembah baru.

Kampus Biru, Maret 2009

 

 

Bangku 28

 

Halte tlah sepi. Tinggal

Arimbi menjemput ragaku yang ngilu

Halte tlah bisu, hanya bisik sampah

Plastik dan botol air kemasan berdiskusi lirih.

Anyir.

Halte ini terlalu banyak menyimpan elegi

Arimbi menyadarkanku dengan sapaan mesranya.

Kini dibangku 28 aku tersungkur,

Mendengkur, mengukur umur yang

Mulai berjamur.

Halte, Bangku 28 Arimbi 2009

 

Ragaku tanpa Obsesi

Sajak parau menjadikan senandungku yang bisu

Aku tak lagi punya pigmen untuk mengubah layu

Letih ini terasa anyir tanpa tetesmu

Getir ini mendesir dalam balutan pasir

Cintamu. Pelukan penuh sayat yang kau ukir dari kilatan sepi.

Aku terkapar dalam bekunya dimensi, tergeletak

Ragaku tanpa obsesi. Aku

Melangkah pergi, menjauh dar petir yang kau ukir kemarin.

Ciceri, 2009

 

Kau kubayangkan

 

Kau dimataku. Kubayangkan

Bagai malaikat yang terjaga saat dunia terpejam.

Kau dimataku. Kumimpikan

Bagai naluri ibu mengalirkan cinta

Sedang kau disampingku bagai letih

Yang terbalut seonggok kulit yang tak lagi

Perawan. Sedang tatapmu bagai

Elang tanpa haluan. Rintihmu mendesis persis

Diujung keterpanaanku yang kosong.

PKM, 2009

 

Misteri Bunderan Ciceri

 

Lara telah kubayar dengan arogansiku

Tinta telah kuasingkan dalam misteri bunderan Ciceri.

Akan lahir prasasti baru dikaki hinaku. Malu haruskah?

Ragaku yang tegar ini terapung dalam balutan

Sunyi. Tenggelam enggan, menepi tak mungkin.

Misteri bunderan Ciceri itu melahirkan tetesan air

Laut yang berasa manis. Menumpahkan madu dalam lautan

Misteri bunderan Ciceri telah kugendong dalam kepenatan.

Perih telah kubingkai perlahan

Perjalanan baru tlah terkuak dari semua misteri ini.

Ciceri, Maret 2009

 

Emak 

Emak ada sedikit cerita

Yang belum kutuangkan dalam Canvas,

Tentang kisahku di negeri orang.

Emak, sulit bagiku melukiskan letih

Menopang pilu yang menghantamku. Dikota ini,

Waktu adalah mata pisau, tak bersahabat dengan rapuhku

Dikota ini kebengisan menjadi warnaku,

Arogan, hedonisme mejadi topeng manusia disekitarku

Semua jauh dari sinapku.

Emak…kesendirian adalah surga bagiku

Wajah lembayungku ini tak lagi bersinar

Namun, aku tak ingin meneteskan air dari kelopak indahku

Kota ini biarkan menjajah sikap asliku

Esok aku akan berdiri tegar menumpahkan empedu

Yang ada dikantung jiwaku.

Emak secuil doamu tlah membuatku besar kini.

Ciceri, Maret 2009

 

Percintaan pinus

Bayang bukit tinggi dimataku

Tlah robek. Air  disungaiku telah kering.

Mataku jatuh dalam pelukan pekat

Beranda hatiku basah dalam lukisan banyu.

Senandungku itu terkapar jauh dalam.

Angin dalam pagimu telah lenyap

Hanya rintih pinus dalam senyap. Romantis.

Mengeja ansamble kelam dalam bukit Sekipan.

Sekipan, 2007

 

Rani Kecil

Rani kecil yang tak berdosa

Kini terbaring di ubin. Rambutnya yang keriting mengering

Dalam jaring kemarau yang tersaring.

Rani kecil dengan langkah tanpa beban, menapaki

Aspalan penuh hutang.

Bibirnya acap kali nyungir bercerita tentang indahnya hidup

Rani kecil nan polos, harus

Siap mendengar rentetan omelan  rentenir.

Rani kecil sesak, nafasnya tersangkut dalam rupiah

Masa depannya tertaut dalam lembar sertifikat yang tergadaikan.

Kampungku, 2007

 

Kaulah

Di ketapang kutitipkan hati

Kusebrangkan ragaku menyusuri Soka

Memetik kemerdekan yang kejam. Tanah lot indahnya senyummu

Sunset Kuta tirusnya pesonamu

Kutunggu. Irisan jiwaku karam dipersada Kintamani

Hati yang kutitipkan berjalan dalam hamparan Lovina

Membuncah dalam Kecak Janger Dewata.

Kuta, 2006

 

Wajah baru kota dalam nostalgia bocah – bocah

 

Dikota ini hanya amukan angin yang

Melukiskan seribu tragedi. Bocah – bocah antara

Getir, pilu dan sendu.

Hari ini pucat kota bernostalgia

Menyaksikan sejarah yang pernah terjarah. Sekedar

Melepas rindu bocah jalanan yang terlantar

Penyambung waktu yang merampas mimpi mereka

pernah tertorehkan diantara

Dinding – dinding sugesti bocah – bocah telanjang itu.

Lemah abang tempat mereka bermain gatrik telah disulap

Menjadi lemah berkarpet beton dan semen.

Cinta dan tawa mereka pernah ditambatkan dalam pilar

Kota ini. Sekarang waktu telah jauh menuai kilometer yang rancau.

Kota ini telah menulis seribu tragedi dalam purba misteri.

Dan bocah-bocah itu akan bercerita pada rohmu nantinya.

Karanganyar, 2008

 

Tujuh nafas berdegup dalam lelahku

Sunyi yang menghadang dalam lara. Menggusur

Letih dari aspalan. Dari sejengkal

Tanah yang membesarkanku dan lembah

Gersang yang menyisihkan lautan airmata sejarah.

Melayari lautan sunyi jatuh

Dalam palung kesepian

Tujuh nafas dalam degup dan letihku.

Aku lelah.

Serang, 2008

 

Di matamu butir jagung itu menguning

Dimatamu butir – butir jagung menguning. Antep.

Berisi. Matahari memandikanmu dari ini

Dimatamu kutangkap

Setenggok semangat yang tergantung dalam klobot

Jagung yang kau panen.

Februari, 2008

 

 

Musim yang kau ciptakan

Musim yang kau ciptakan. Dalam

Muara jiwaku                                          

Telah melahirkan bunga. Aromanya anyir

Mengundang sejuta tanda ?

Mengapa !

Musim yang kau ciptakan dalam lembahku

Menumbuhkan akar nestapa yang kokoh.

Musim mengubah nuansa bening dalam keruh

Tetes empedu. Kau ciptakan segala musim,

Dalam tembang perjalananku. Sebatas mantra tanpa makna

Mengundang tapi tak mengembalikan.

Menanam tanpa kau tebang

Cilaku, 08 Juli 09

 

0

 

Sunyi.

Sepi.

0.

Berbaur dalam literasi tanpa segi

Senggama huruf terpadu dalam ansamble kata.

Sepi.

0.

Sunyi.

Menata kata untuk klausa

Mengeja tanpa makna.

Serang, Juli 2009

 

 

½

 

Secuil harapan yang acap kali

Kau sisipkan dalam bongkahan sampah.

Kini memaksamu untuk terus mengeja tembang

Gunduk basah ribuan ton sampah

Menyimpan ½ kisah yang kau tanam dalam.

Hingga anyir aroma yang sering melintasi

Hidungmu, menjadi parfum yang mahal.

Letih, nanar dan airmata

Menguatkanmu menghitung jutaan sampah.

Jerit lambung dan kucuran luh

Anak istrimu memaksa ototmu untuk terus bercumbu.

Sedang ragamu yang tak lagi perkasa

Ingin bersandar walau sebentar

½ harapan yang kau sisipkan

Dalam bongkahan sampah, harusnya tetap berkibar.

Serang, 2009

 

 

Di tanah ini aku mengubur asa

Di tanah anyir ini aku mengubur asaku

Adaku dalam keterasingan telah buram

Hanya letih yang memeluk tiap keadaan

Bertahan atau tenggelam?

Di tanah anyir ini aku memendam jeritku.

Atas jiwa yang tak berruh

Membangun dan menghancurkan

Tiap peristiwa. Ada dan tiada …

Serang, 2009

 

 

Alveolus yang acap kali bergetar

Dalam denting suaramu yang kini padam

Aku menyelaminya, kini keruh

Bahkan beku dan mati tersiram cuka nestapa.

Berkali – kali tangisanku kau mentahkan.

Aku ingin segera tersadar,

Saat cuka nestapa yang kau tuang

Melebihi kapasitas jiwaku. Sekarang …

Mengeja atau stagnan?.

Gemuruh semangatmu kini terkubur.

Bersama seribu asa yang kau beri.

Aku ingin tersadar,

Saat asa itu hanya permainan

Sengaja kau ciptakan.

Mengeja atau segera membaca?

Percuma. Jawabnya

Alveolusku telah terluka.

Cilaku, 2009

 

 

Sosialisasi katamu

Iklan yang acap kali muncul

Bak iklan kecap atau jajan yang tak laku

Sosialisasi katamu

Penghamburan kataku …

April 2009

 

 

Dalam persemian asing

 

Yang kutuangkan pada canvas perjuangan

Kini telah membuahkan dia

Dia yang abstrac untuk kueja

Sulit kuenyahkan, yang menggantikan sejuta

Alveolus yang menata tubuhku.

Dalam persemaian asing yang kutuang pada

Canvas doa

Kini telah mendapatkan jawabannya

Dia akan enyah dari perjuanganku

Dan tak perlu kueja abstraknya

Karena dia telah membunuh sejuta alveolusku

Dalam persemaian asing yang aku bangun

Telah melahirkan paradigma baru tentang dia.

Serang, Juli 2009

 

 

Senandungmu

 

Dalam keterpurukan yang telah tercipta

Kau bersenandung tentang perubahan. Memaksaku

Untuk bisa mengartikannya. Menarikku dengan manja lirikmu.

Meredam bengis dengan bualan. Klimaks …

Ketidakpuasaanku dari 5 tahun kemarin.

Justru kau suguhkan senandung baru

Tentang kegagalan kepalaku menatih tubuhku.

Kau janjikan kepala yang sempurna untuk tubuhku yang tak lagi perawan.

Dalam keterpurukan mentalku, kau suguhkan amplop

Membeli harga diri kami dengan lembaran 50 ribu

Serang, April 2009

 

 

Ditanah ini

Ditanah ini aku mengubur asaku

Adaku dalam keterasingan telah buram

Hanya letih yang memelukku tiap keadaan

Bertahankah?

Atau tenggelam?

Ditanah anyir ini aku memendam jeritku

Atas raga yang tak berjiwa. Yang

Terbangun dan hancur dalam tiap peristiwa

Ada atau tiada

Serang, Juli 2009

 

 

Kau bukan lelaki yang kutunggu

Ternyata aku tau kau…

Cukup dalam tatap liarmu yang binar

penuh nanar yang sering memandang letihku yang terpendar.

Ternyata aku mengenal kau lebih dalam

Hanya cukup 1 jam

Menelaah sikapmu di hadapan

semua menjawab gundahku dalam permainanmu

dan memberikan jawaban
kau bukan lelaki yang kutunggu,,,

(lebih…)

Hello world!

Posted: Maret 14, 2010 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!